Laman

Minggu, 14 Oktober 2012

ETIKA DALAM BERBAGAI HAL


1.      Etika pulang kerja
·         Terlebih dahulu membuat perencanaan kerja untuk keesokan harinya.
·         Merapikan semua yang ada di atas meja.
·         Persiapan menjelang pulang harus tenang, perhatikan dan taati close down procedure.
·         Mengucapkan salam sebelum pulang.

2.      Etika berbicara melalui telepon
·         Metode 3C (Correctly, Concisely, Courteously: Tepat, Singkat, Ramah).
·         Sikap yang benar.
·         Persiapan sebelum menelepon.
·         Cara menerima telepon.
·         Bila Anda sebagai perantara.
·         Telepon kantor hanya digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan kantor.
·         Boleh / tidak boleh mengangkat telepon ketika di ruang orang lain.

3.      Etika menerima / melayani tamu (perusahaan / client)
·         Sikap hormat terhadap tamu.
·         Cara mengantar dan melayani tamu :
Ø  Menerima kartu nama
Ø  Menunjukkan arah
Ø  Mengantar tamu ke tempat tujuan
Ø  Membuka pintu
·         Tata tertib di ruang tamu :
Ø  Tempat duduk yang paling jauh dengan pintu untuk tamu
Ø  Tuan rumah duduk berhadapan dengan tamu
Ø  Tempat duduk sesuai urutan jabatan
Ø  Interupsi, penyampaian pesan

4.      Etika makan (table manners)
·         Menu sesuai waktu makannya: breakfast, lunch, dinner.
·         Menu modern terdiri dari: makanan pembuka (appetizer), sop, makanan ikan (fish dish), makanan utama (main course), makanan penutup (desert), kopi / teh.
·         Perhatikan pengaturan duduk di meja makan dan tata cara makan yang digunakan.
·         Duduk dengan sikap yang benar.
·         Makan dengan tenang, tidak berbunyi.
·         Ketika makan, jangan membuka mulut lebar-lebar.
·         Serbet diletakkan di atas pangkuan pada saat mulai makan; di atas kursi pada saat ‘excused’; di sebelah kiri piring apabila telah selesai.
·         Crackers / roti yang dihidangkan dengan sop, dimakan bersama sop bukan dicelupkan.
·         Cara makan spaghetti.
Daging tidak dipotong kecil-kecil secara sekaligus.
·         Sop cair dapat diminum, dapat juga dengan sendok sop.
·         Apabila istirahat makan: garpu dan pisau disilangkan. Arah garpu ke bawah, bagian tajam pisau ke arah kita.
·         Tidak berbicara ataupun tertawa terlalu keras.
·         Tidak berbicara pada saat masih mengunyah makanan.
·         Tidak menunjuk dengan alat makan.
·         Pemakaian garpu cara Amerika dan Eropa / Continental.
Gigi garpu menghadap ke bawah pada saat membawa makanan ke mulut.
·         Wanita: Tidak menata rambut dan mempesolek diri di meja makan.
·         Apabila telah selesai, pisau dan garpu dijejerkan: kea rah jam 11/16, garpu ke atas, bagian tajam pisau kea rah kita.
·         Makan dengan alat makan atau dengan tangan:
Dengan Tangan:
Ø  Tangan kanan untuk makan dan membasuh . tangan kiri untuk meneruskan dan mengambil hidangan, mengambil minum. Usahakan tangan kiri tetap bersih.
Ø  Ketika makan, jangan membuka mulut lebar-lebar. Makanan dimasukkan ke dalam mulut yang dibuka secara biasa dan dimasukkan dengan genggaman antara empat jari dengan ibu jari.
Ø  Tidak menyentuh makanan yang ada di meja dengan tangan kiri bila tidak menggunakan alat makan.
Ø  Bila mengupas kulit udang, dapat menggunakan kedua tangan.
Dengan Alat Makan:
Ø  Sendok / pisau dengan tangan kanan, garpu dipegang dengan tangan kiri, seperti memegang pensil.
Ø  Sumpit: menjepit makanan di antara dua sumpit. Makan nasi dengan sumpit: mangkok dibawa dekat mulut, dimakan sedikit-sedikit.
Ø  Jangan menyendok terlalu banyak.
Ø  Bila memakan nasi, dengan garpu kita geserkan makanan ke sendok, bilamana sudah berisi bari dibawa ke mulut.
Ø  Dalam mengambil sesuatu dengan garpu, dimana kita perlu menekan, ujung telunjuk jari kiri dapat dipergunakan untuk menekan pada batang garpu.
Ø  Jangan memotong daging di antara gigi garpu.
Ø  Bila makan dengan mangkok, setelah makan sendok tidak dibiarkan di dalam magkok, tetapi di piring kecil di bawahnya.
·         Di perusahaan ada yang menyediakan kantin untuk makan karyawan dengan memberikan kupon. Tata cara:
Ø  Menyerahakan kupon kepada petugas
Ø  Antri / queuing
Ø  Mengambil alat makan
Ø  Memilih / mengambil makanan
Ø   Duduk dan makan
Ø  Meletakkan / membawa alat makan ke pantry / tempat yang disediakan
·         Bila makan dalam bentuk prasmanan, sebaiknya tidak mengambil makanan secara sekaligus (makanan pembuka, utama, penutup).

5.      Etika berpakaian
Pakaian disesuaikan dengan:
a.       Jenis usaha
·         Traditional business, seperti: hukum, bank, keuangan. Kesan: konserfatif, solid
·         People business, seperti: pengajar, real estate, sales, sosial. Kesan: dipercaya, berpendidikan, friendly
·         Artistic business, seperti: seni, fasion, penulis, entertainment, dekorasi. Kesan: kreatif, unik, modem/up to date
b.      Corporate culture
Perhatikan, pelajari dan taati “business attire code” dari perusahaan tempat Anda bekerja.
c.       Orang yang akan dihadapi / ditemui / berinteraksi
Berikan kesan bahwa orang yang ditemui adalah penting dan berikan kesan yang sesuai dengan peran Anda di perusahaan.
            Pakaian bekerja
o   Berseragam dan tidak berseragam
o   Business attire dan business casual attire
Yang perlu diperhatikan
Umum:
§  Kesehatan diri
Penampilan yang baik berawal dari perawatan diri. Penting untuk selalu mempertahankan dan memperhatikan kebersihan dan kesehatan tubuh.
§  Sebaiknya selalu membawa sapu tangan dan atai tissue.
§  Pakaian kerja resmi. Bahan pakaian yang biasanya tidak diperkenankan: corduroy, kulit, jeans, kaos, tembus pandang, mengkilat. Jas dengan warna gelap biasanya lebih dianggap resmi.
§  Nama dada / name tag (bila ada) dipergunakan selama bekerja, persiapkan tanda pengenal.
§  Kuku jari bersih, terpelihara dengan baik
§  Rambut bersih dengan potongan rambut dan warna yang professional disesuaikan dengan tempat kerja.
§  Asesoris: serasi, bentuk dan warna tidak mencolok
§  Sepatu: sebaiknya berwarna hitam atau coklat, bentuk tertutup dan konservatif, praktis dan aman, disesuaikan dengan suasana kantor
§  Kaus kaki: bewarna gelap
§  Parfume/cologne: harum yang tidak terlalu mencolok, atau tidak menggunakan. Jangan berbau tidak enak
§  Tas atau dompet: bentuk sederhana, warna disesuaikan dengan sepatu
Pria
ü  Pakaian
Kemeja lengan panjang dan dasi tidak dengan warna mencolok
ü  Rambut
Bagian belakang rambut tidak melebihi kerah baju, bagian samping tidak menutupi telinga.
ü  Sepatu dan kaus kaki
Sepatu model tertutup. Warna sepatu dan kaus kaki serasi dengan pakaian dan tidak dengan warna mencolok.
ü  Perhiasan dan asesoris
1 jam tangan, 1 cincin, ikat pinggang dan penjepit dasi dengan model konservatif dan professional, sesuai dengan pakaian
Wanita
ü  Pakaian
Ø  Berupa rok terusan dengan jas, atau paduan rok dan blus atau rok dan celana panjang
Ø  Tidak memakai blus tanpa lengan atau dengan leher terlalu rendah
Ø  Rok dengan model konservatif tidak terlalu pendek ataupun terlalu panjang
ü  Rambut
Ø  Poni terpoyong rapid an tidak menutupi alis
Ø  Rambut panjang / yang menutupi wajah diikat/ dijepit
Ø  Asesoris rambut sederhana, warna serasi, ukuran tidak terlalu besar, jangan hanya memakai karet gelang
ü  Sepatu dan kaus kaki
Ø  Model sepatu tertutup dan hak sepatu tidak terlalu tinggi
Ø  Stoking dengan warna hitam  / abu-abu atau warna kulit yang serasi dengan penampilan dan tidak bermotif
ü  Perhiasan dan asesoris
1 jam tangan, max. 2 cincin, 1 pasang anting, scarf yang sesuai
ü  Tat rias
Ø  Wajah: warna natural, tidak pucat dan tidak berlebihan
Ø  Kuku: tidak terlalu panjang, menggunakan waran cat kuku yang serasi dan tidak mencolok

0 komentar:

Poskan Komentar

 
ans!!
Top